Search

Adlanotes

Haikal Adlan

Dear You

love

I may look like I never paid attention to you.
I might look like I don’t consider you as an existence in my world anymore.
I may have moved on from you.

But you should know one thing. Deep inside, I actually still care about you. A lot.

Di Balik Seseorang

A few weeks ago, jam 9 malem sahabat gue yang dari luar kota main ke rumah gue. Walaupun besoknya hari sekolah dan ada beberapa tugas, gue tetep ngebelain dia dateng jam segitu, karena emang kita jarang banget ketemu.

We had some good talk for quite a while. 

Cuman sebentar aja kita ngobrolin hal hal yang sepele, karena tau tau sahabat gue minta ngomong serius. Sahabat gue cerita tentang kondisi tubuh sama lingkungan yang lagi dia hadapin sama ini. Jujur aja gue kaget banget sahabat gue yang ini malah cerita ke gue dibanding orang lain.

Jam 11, akhirnya dia pulang ke rumah dan pamit karena harus pergi ke kota di mana dia tinggal sekarang. Continue reading “Di Balik Seseorang”

Untuk yang disayangi

Untukmu yang di sana.

Ini adalah suara dari sepenggal hatiku. Simpan waktumu sebentar saja untuk baca ini, ya? Sebelum membacanya, jangan lupa untuk play lagu di atas yaa. Continue reading “Untuk yang disayangi”

Berharap

“Anggap saja ‘berharap’ itu sebuah dosa. Lalu, kekecewaanlah yang menjadi balasan dari dilakukannya dosa tersebut.”

Apakah berharap suatu tindakan fatal? Ya, menurut gue sih begitu. Karena jika sesuatu yang kita harapkan terjadi berkebalikan, hanya rasa kecewa yang muncul.

Ya. kecewa yang tak tahu harus tertuju ke siapa. Karena sebenarnya, harapan kita sendirilah yang membuat kita menjadi kecewa.

kecewa

Video: Orang Lempar Bom Palsu

Denger berita aksi teroris ngebom di Sarinah kan? Yak untungnya gue hari itu gak ke daerah sana jadinya sampe sekarang masih idup.

Oke, jadi ini video tentang eksperimen sosial. Video ini dikirim sama bokap gue beberapa hari setelah peristiwa bom di Jakarta. Eksperimen sosial di mana orang bule pura pura berpakaian layaknya seorang imam imam syekh di pesantren sambil ngelempar lemparin bom palsu ke orang orang sekitar.

Ditonton yakkkkk. NGAKAKKKK ASLI BOSSSSSSS. Perut gue sakit ketawa gak berhenti berenti. Gue tonton berulang kali juga tetep aja lucunya ga ilang.

Video ini membuktikan bahwa islam itu identik dengan teroris. Lalau ngeliat si bule-berpakaian-islam itu membabi buta di jalanan ngelemparin bom, GUE SEBAGAI ORANG ISLAM JUGA BAKAL NGIBRIT, CUY WKWKWK.

Meminta Maaf

sorry

Akan tiba masa masa konflik dalam menjalin suatu hubungan dengan siapapun. Yang menjadi pertanyaan, apakah hal yang dimasalahkan itu sepele atau fatal? Jika fatal, tentu itu akan berpengaruh besar terhadap hubungan kita dengannya.

Susah bagi manusia untuk membincangkan permasalahan dengan orang lain secara baik baik dan tenang, karena kita sendiri egois, termasuk diri gue juga. Mungkin kita berpikir bahwa dialah yang memulai perkelahian. Tapi, di sisi lain, dia pikir kita lah yang memulainya.

Jadi, sebenernya siapa sih yang salah?

Dengan tidak adanya salah satu dari kita yang mengaku salah ataupun mengetahui siapa yang salah, perkelahian tersebut tidak mencapai penyelesaian. Continue reading “Meminta Maaf”

Perbedaan Cewek dan Cowok Ketika Ke Toilet

Pada suatu hari, ada dua kelompok abege labil lagi makan di sebuah restoran yang ramai; segerombolan cowo dan segerombolan cewek di meja yang berbeda. Selagi asyik ngobrol, salah satu cowok ada yang pengen eek di toilet.

GENG COWOK

Joko : eh, gue ke toilet dulu yak. Sebentar.
Wowo : oke.
Budi : yaudah sono.
*2 menit kemudian*
Joko : Yo. sorry lama.
Wowo : Lu cebok gak bener ya nyong? Kok bau.
Budi : Ada bercak eek masih nempel di pantat lu kali.

Tak lama kemudian, salah satu dari geng cewek ada yang mau pipis.

GENG CEWEK

Nisa : Kayaknya gue harus pipis deh. Bentar ya.
Continue reading “Perbedaan Cewek dan Cowok Ketika Ke Toilet”

The Come-and-Go Theory

Saat kita mulai merasa lelah dengan sikap doi, mungkin beberapa dari kita akan berpikir,

“Gue istirahat dulu aja kali, ya.”

im tired

Biasanya, pemikiran itu datang pas kita lagi bener bener pasrah sama situasi yang kita hadapin dengan doi. Saking pasrahnya, ada yang sampai mikir untuk nyerahin semuanya sama Tuhan aja, daripada disakitin lebih dalam lagi. Yaaaa bisa dibilang ‘istirahat permanen’, sih.
Continue reading “The Come-and-Go Theory”

Usaha Tidak Sia Sia (pt.2)

“Tak ada usaha yang sia sia. Karena jika kamu sudah mati-matian berusaha namun tetap tidak mendapat apa yang kamu harapkan darinya, kamu akan sadar bahwa itu memang bukan untukmu.

Karena jika saja tak pernah kamu coba, kamu akan menghabiskan hidupmu dalam tanda tanya.”

— Tia Setiawati

Blog at WordPress.com. | The Baskerville Theme.

Up ↑

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.