Berharap

“Jika aku menganggap ‘berharap’ itu sebuah dosa, apa aku bisa menganggap ‘kecewa’  sebagai hukuman dari dilakukannya dosa tersebut?

Apakah berharap suatu tindakan fatal? Ya, karena jika sesuatu yang kita harapkan terjadi berkebalikan, hanya rasa kecewa yang muncul.

Ya. kecewa yang tak tahu harus tertuju ke siapa. Karena sebenarnya, harapan kita sendirilah yang membuat kita menjadi kecewa.

Bener gak, sih?

The Come-and-Go Theory

Saat kita mulai merasa lelah dengan sikap doi, mungkin beberapa dari kita akan berpikir,

Gue istirahat dulu aja kali, ya.

im tired

Biasanya, pemikiran itu datang pas kita lagi bener bener pasrah sama situasi yang kita hadapin dengan doi. Saking pasrahnya, ada yang sampai mikir untuk nyerahin semuanya sama Tuhan aja, daripada disakitin lebih dalam lagi. Yaaaa bisa dibilang ‘istirahat permanen’, sih.

Namun sayangnya,
saat kita sudah menjalani hari hari seperti biasa,
saat kita sudah matang matang mempersiapkan mental untuk melupakan dirinya,

DIA MALAH NGEDATENGIN KITA.

Kenapa doi harus datang saat kita lagi di kondisi kayak begitu. Jadi bingung nggak, sih? Kesel nggak, sih? Rasanya campur aduk tau, nggak?

Kita jadi nyesek karena niat kita digagalin, TAPI senengnya kayak eek juga gara gara dicariin. 

Terus akhirnya, kita jadi semangat lagi buat ngejalanin ulang perjuangan untuk memikat hatinya.

Namun, pada suatu saat nanti kita mungkin bisa jadi pasrah lagi, dan siklus ini pun bisa terus berulang. Orang berkata,

“Manusia akan merasa kangen saat ada seseorang menjadi jarang kelihatan atau telah pergi dari kehidupannya.”

 

Sebenarnya pihak lain pun akan merasa kehilangan juga, walaupun hanya sesaat. Namun, rasa gengsi yang mengesampingkan rasa kangen tersebut, tetap tersembunyi dari pejuang pejuang cinta yang sedang menghabiskan waktunya dalam tanda tanya.

 

SUMBER FOTO : LINK

Penyesalan

“Tak ada usaha yang sia sia. Karena jika kamu sudah mati-matian berusaha namun tetap tidak mendapat apa yang kamu harapkan darinya, kamu akan sadar bahwa itu memang bukan untukmu.

Karena jika saja tak pernah kamu coba, kamu akan menghabiskan hidupmu dalam tanda tanya.”

— Tia Setiawati

Change

Suatu perubahan terjadi di dalam sebuah hubungan. Entah hubungan persahabatan, keluarga, ataupun hubungan dengan ‘dia’ yang kita istimewakan. Namun, perubahan dalam ketiganya pun bisa terjadi secara bersamaan, entah membaik atau memburuk.

Dan di saat kita bertanya, Kenapa semuanya berbeda dari yang dulu?
Kenapa tiba tiba begini?

Kemudian, sang wanita menjawab dengan kata kata penusuknya. “Pikir ae sendiri.”

Lalu, mungkin di antara mereka ada yang memberi jawaban dan juga tidak menjawab apa apa. Tapi kedua hal tersebut akan tetap membuat kita berpikir, bahwa kitalah yang menyebabkan suatu perubahan tersebut terjadi.  Continue reading

Cinta Pertama

#NowPlaying – Accidentally In Love by Counting Crows

Dulu gue mulai cinta cintaan pas gue kelas 5 SD kalo gasalah. Nah, cewek ini udah bareng bareng sama gue dari Playgroup/Kelompok bermain. Iya, gue udah kenal sama dia dari umur 4 tahun. Waktu kita semua masih unyu unyu. Pas kelas 5, gue baru suka sama dia. Kenapa gak pas tahun tahun sebelumnya? Hanya tuhan yang tau.  Continue reading